Ia hanyalah ranting kering.
Yang berkorban agar hatimu hangat ketika sikapnya dingin.
Ia rela memeluk api yang membakar dirinya sendiri. Ia ingin hangatnya tak mati-mati.
Ia hanya benci kepada angin yang berlari. Sebab angin telah membawa hangat itu pergi dan tak kembali.
#AkarRasa
Jakarta, 7 Nov 2018.

0 comments