Bahaso Peduli

By yunikusumawe - March 19, 2018

Okay, mengingat saya ini sedang dalam kondisi banyak senggangnya maka izinkanlah saya berbagi kisah yang semoga inspiratif buat teman-teman semua.

Kali ini saya akan berbagai cerita tentang apa itu Bahaso Peduli. Bahaso Peduli itu sebenernya acara yang dibuat oleh klub bahasa inggris Bahaso Speak Up Chapter Bandung, yang isinya orang-orang kece parah, yang punya semangat dan cita-cita yang wageloparah mah pokonya. Nah acara Bahaso  Peduli sendiri merupakan salah satu acara yang dilaksanakan di salah satu panti asuhan di Bandung yakni di Panti Asuhan Yatim & Dhuafa Daarul Adzkar Nusantara yang mana tujuan kita adalah untuk berbagi dan sekaligus meningkatkan pengetahuan mereka tentang betapa pentingnya bahasa inggris di masa sekarang ini. 

Yang bikin pas, acara kemarin itu dihadiri oleh seorang guru bahasa inggris bernama Rachel, dia native speakers asli Colorado yang mendedikasikan umurnya saat ini untuk berbagi ilmu tentang bahasa inggris, dan kesibukan Rachel sendiri menjadi guru bahasa inggris di salah satu sekolah menengah atas. Kalau boleh saya curhat sedikit tentang Rachel ini, saya melihat bahwa dia merupakan sosok yang sangat menginspirasi sekali, sosok nya yang penyabar saat menerangkan dan sosoknya yang cantik serta mau berbagi, membuat saya sangat-sangat terkesima melihat dia. Pembawaan Rachel yang ceria membuat orang disekitar nya turut dibawa lebih hidup lagi dalam proses belajar

Rachel sedang memberi materi bahasa inggris kepada anak-anak panti asuhan (2018, Tim Dokumentasi Bahaso Peduli)
Awalnya acara dimulai dengan games, dan ice breaking, kemudian diisi materi seputar bahasa inggris dari Rachel, ia  pun mengajak adik-adik untuk menggambar kan ambisi dan mimpi mereka. Sebelum itu Rachel menjelaskan materi singkat seputar bahasa inggris berupa perkenalan singkat dalam bahasa inggris juga tentang hobi dan ambisi dalam hidup serta mimpi. Yang baru saya tahu juga bahwa ambisi dan mimpi itu merupakan hal yang sangat berbeda, ambisi menurut Rachel merupakan hal yang benar-benar paling kita ingin capai dalam hidup, sedangkan mimpi itu hal yang ingin kita raih namun bisa dalam bentuk dan berbagai macam hal. Maka dari itu Rachel mengajak anak-anak untuk menuliskan ambisi mereka kedepan, apa keinginan tertinggi yang ingin dicapai dalam hidup ini. Dari situ kita bisa melihat bahwa mereka pun memiliki ambisi  yang luar biasa dibalik keterbatasannya.

Hasil karya adik-adik dalam mengekspresikan ambisi mereka. (2018, Tim Dokumentasi Bahaso Peduli)
Setelah diberikan waktu untuk mengekspresikan ambisi mereka melalui media kertas, mereka pun menggambarkan ambisi itu secara apa adanya dengan pengetahuan dan imajinasi mereka, tak jarang yang memilih menjadi dokter, namun ada juga yang memilih menjadi wirausaha, fashion designer, dan juga pesepakbola. Sebuah pengalaman yang sangat menyenangkan dapat bergabung dalam acara ini. Pastinya memang tidak ada pertemuan yang sia-sia, pasti ada pelanjaran yang bisa kita ambil dari setiap pertemuan dan setiap kejadian yang kita lalui. Semangat anak-anak ini mengingatkan pula pada masa kecil saya yang selalu ceria dalam kondisi keterbatasan sekalipun. 

Foto bersama dengan adik-adik Panti Asuhan Yatim & Dhuafa Daarul Adzkar Nusantara, Pengurus, Rachel dan Tim Bahaso Speak Up Bandung Chapter. (2018, Tim Dokumentasi Bahaso Peduli)
Sebuah pertemuan yang singkat dan penuh pelajaran, senang sekali acara ini bisa sukses, tentunya tidak lepas dari teman-teman Bahaso Speak Up Bandung Chapter 2017 kala itu. Semoga bisa ketemu lagi sama acara kayak gini, dan semoga banyak orang yang masih kepo dan pingin gabung sama acara ini, soalnya kita butuh donatur hahaha, oh iya, kalian juga bisa ngeliat video acara ini di link ini, selamat menonton ...

  • Share:

You Might Also Like

0 comments